Jakarta. Wakil Komandan Batalyon Yonif  Para Raider 502  Kostrad Mayor Inf Hari Mughni Nagari, S.E., memberikan materi nilai-nilai Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada Mahasiswa/i Baru Fakultas Ilmu Kesehatan UMM. Malang. Sabtu (22/01/2022).

Kedatangan Mayor Inf Hari Mughni disambut hangat oleh Dekan Fikes Dr. Yoyok Bekti Prasetyo, M. Kep.,Sp. Kom dan mengucapkan banyak terima kasih karena dapat berbagi wawasan. Berkaitan dengan nasionalisme, tentunya materi yang dibawakan Wakil Komandan Batalyon Yonif Para Raider 502  Kostrad Mayor Inf Hari Mughni Nagari, S.E.,. sangat erat dengan kehidupan sehari-harinya sebagai seorang Prajurit TNI.

Pemberian materi tentang Wasbang yang disampaikan kepada mahasiswa baru Fakultas Ilmu Kesehatan UMM yang berjumlah lebih kurang 5.000 orang meliputi materi NKRI, UUD 1945, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Narkoba dan pergaulan bebas.

Mayor Inf Hari Mughni Nagari, S.E., menjelaskan jika fenomena nasionalisme yang sedang terjadi di Indonesia dikatakannya sedang mengalami perubahan yang sangat besar di berbagai bidang, baik ekonomi, politik, sosial maupun budaya. Perubahan itu dipelopori oleh pesatnya ilmu pengetahuan dan teknologi, yang turut berdampak pada kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Indonesia memiliki banyak ilmuwan yang cukup berpengaruh di bidang mereka masing-masing. Akan tetapi ilmu pengetahuan saja tidak cukup untuk menghadapi tantangan dan ancaman ketahanan negara. Maka dari itu, dibutuhkan pengetahuan berkaitan wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional,” ujarnya.

Tak lupa, Mayor Inf Hari Mughni Nagari, S.E.,  mengingatkan mahasiswa agar selalu mengaitkan dengan komponen-komponen kebangsaan seperti Bhineka Tunggal Ika, Pancasila dan UUD’45.

“Beberapa ancaman yang mampu menggerus jiwa nasionalisme diantaranya dikatakan olehnya yaitu radikalisme, fanatisme, ekstrimisme, hoax, paham kekecewaan, dan anti mainstream. Sebagai mahasiswa apalagi mahasiswa ITB, harus mampu kritis terhadap fenomena yang sedang terjadi di sekitarnya dan jangan mudah terprovokasi,” tambahnya.

“Ketahanan nasional tidak hanya berbicara tentang TNI dan Polri, namun masih banyak lagi komponen-komponen lain. Untuk menghadapi tantangan  dan ancaman ketahanan nasional, dibutuhkan kesinergian warga negara, dari tingkat atas pertahanan seperti TNI dan Polri sampai tingkat bawah yaitu masyarakat. Kekuatan yang solit dan kokoh dibutuhkan pembinaan sehingga dapat menjadi kekuatan ketahanan yang tangguh dalam menghadapi ancaman dan tantangan regional maupun global,” Pungkas Mayor Inf Hari Mughni Nagari, S.E.,

Di akhir acara, Wakil Komandan Batalyon Yonif Para Raider 502  Kostrad Mayor Inf Hari Mughni Nagari, S.E., berpesan agar terus berprestasi, berpartispasi dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Teruslah belajar agar menjadi kader pemimpin bangsa di masa depan dan ikut sertalah di tengah-tengah masyarakat guna memecahkan persoalan yang dihadapi, serta tawarkanlah solusi untuk mengatasi berbagai persoalan yang ada. (Penkostrad).