Jakarta.  Dansatgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC Mayor Arh Drian Priyambodo, S.E., hadir dalam kunjungan kerja wakil mentri ATR/BPN DR. Surya Tjandra, S.H,. LL.M., di Bupati kabupaten Nunukan, jalan Sei Jepun, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Rabu (24/3/2021).

Kegiatan kunjungan kerja Wakil Mentri ATR/BPN ini selain nantinya mengunjungi wilayah-wilayah perbatasan, juga bagian dari mencari solusi pemecahan sengketa tanah (OBP) yang terjadi di wilayah Kabupaten Nunukan.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 16/SBC Mayor Arh Drian Priyambodo, S.E, setelah mengikuti acara kunjungan kerja Wakil Menteri ATR/BPN di kantor Bupati Nunukan, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan.

Dalam kesempatan ini, Wamen ATR juga menyampaikan solusi persoalan sengketa yang terjadi, “Jalan paling baik adalah mediasi antara para pihak sehingga menghasilkan win – win solution, karena masalah sengketa lahan ini sangat kompleks dan biasanya sudah berlangsung lama sehingga harus dicari dan diurai kembali dokumen – dokumen pendukungnya. Penyelesaianya membutuhkan kesabaran semua pihak, sehingga saya mohon agar tidak ada yang mengambil tindakan sendiri karena justru bisa membuat masalah menjadi tambah rumit,” ucapnya.

Upaya mediasi, bisa dilakukan melalui Gugus Tugas Reformasi Agraria (GTRA) yang diketuai oleh Menteri ATR/BPN, Gubernur di tingkat provinsi, dan Bupati di tingkat kabupaten, serta melibatkan seluruh stake holder terkait.

Hadir dalam acara audience antara lain, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, Anggota DPD Provinsi Kaltara Fernando Sinaga, jajaran pejabat tinggi di lingkungan BPN Provinsi Kaltara dan Kabupaten Nunukan, forum komunikasi pimpinan daerah, beberapa anggota DPRD dan para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan.

Pada kesempatan ini juga, Bupati Laura menyampaikan bahwa penyelesaian sengketa lahan bisa membuat iklim investasi di Kabupaten Nunukan menjadi semakin baik, karena jika terus dibiarkan berlarut – larut dikhawatirkan ada kejenuhan dari masing – masing pihak sehingga bisa menimbulkan gesekan yang berakibat pada tindak pidana. Laura berharap agar ada solusi terbaik yang bisa diterima dengan baik oleh masyarakat dan perusahan selaku investor, sehingga keberadaan investor bisa memberi manfaat kepada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat,” Pungkas Laura.

Dilain lain tempat, Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 16 Kostrad Mayor Arh Drian Priyambodo, S.E., menambahkan, kami (Satgas) akan senantiasa mendukung semua kebijakan yang akan dibuat nantinya, apapun itu semua demi kebaikan dan kemajuan Kabupaten Nunukan, dan kami (Satgas) akan selalu berupaya untuk bersinergi demi tercipatanya Sitkamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Nunukan. (Penkostrad).