Jakarta. Personil Yonif Raider 509 Kostrad melaksanakan Latihan Beladiri Hapkido bertempat di Gedung Serba Guna Yonif Raider 509 Kostrad. Kegiatan Latihan ini merupakan program untuk menguasai tehnik bela diri Hapkido sampai dengan sabuk hitam. Minggu (31/10/2021).

Hapkido memiliki tujuan positif dalam melatih keberanian serta patriotisme kepada para Prajurit sebagai garda terdepan pengamanan terhadap NKRI. Seni beladiri Hapkido mengandalkan ketepatan, kecepatan dan kekuatan dalam perkelahian baik menggunakan alat bantu senjata maupun tanpa senjata.

Dalam kesempatan ini, Danyonif Raider 509 Kostrad Letkol Inf Syafrinaldi, S.E. dalam arahannya mengatakan, bahwa Hapkido merupakan salah satu beladiri tambahan yang harus dikuasai oleh Prajurit selain daripada Yongmoodo, karena bisa menambah rasa kepercayaan diri. Dan yang lebih penting, agar para prajurit yang sudah menguasai bela diri Hapkido harus terus menggali dan mengkaji sehingga ke depan bertambah baik.

“Kalau lebih spesifiknya, Hapkido merupakan olahraga beladiri perkelahian jarak dekat. Sehingga pada saat berhadapan dengan pihak musuh dalam jarak dekat, Prajurit bisa langsung melumpuhkannya,” ujar Danyon.

Personel Yonif Raider 509 Kostrad harus mampu dan menguasai Hapkido maka perlu diadakan latihan secara berkala sehingga setiap Prajurit secara perorangan lebih tangguh, percaya diri dan mempunyai refleksi yang tinggi dalam menghadapi segala kemungkinan yang timbul dalam menjalankan tugasnya sehari-hari, sebagai ujung tombak pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Olahraga Hapkido Sendiri merupakan seni beladiri asal Korea Selatan. Jenis beladiri ini menggabungkan beberapa jenis beladiri lain seperti taekwondo, karate dan Judo. (Penkostrad).