Jakarta. Menjadi seorang Prajurit TNI merupakan cita-cita yang banyak didambakan bagi sebagian pemuda di Indonesia. Bukan karena dilihat dari penampilan semata saja, menjadi seorang Prajurit merupakan kebanggaan tersendiri dalam pengabdian kepada Nusa dan Bangsa.

Sehubungan dengan itu, sebagai upaya membantu mewujudkan keinginan menjadi prajurit TNI, Satuan Divif 2 Kostrad memberikan pembinaan dan mempersiapkan fisik kepada anak-anak prajurit Satjar Divif 2 Kostrad yang dilaksanakan secara tersebar di Satjar Divif 2 Kostrad wilayah Solo dan Jember termasuk Madivif 2 Kostrad, Malang. Jumat (11/06/2021).

Kegiatan pembinaan ini didukung penuh oleh Satuan Divif 2 Kostrad, karena dalam perekrutan menjadi calon prajurit TNI sangatlah ketat. Oleh karena itu, Satuan Divif 2 Kostrad melaksanakan pembinaan agar para anak-anak prajurit Satjar Divif 2 Kostrad memiliki bekal baik secara administrasi, bekal fisik dan psikologi yang baik.

Adapun bentuk pembinaannya meliputi pemeriksaan kesehatan, kesegaran jasmani A (lari 12 menit), kesegaran jasmani B (pull up, sit up, push up dan shutle run) dan renang. Dalam materi pembinaan kali ini para calon prajurit TNI di lingkungan Satjar Divif 2 Kostrad melaksanakan latihan renang dasar gaya dada 50 meter dan kesegaran jasmani A dan B yang di dampingi langsung Mayor Caj Moch. Arie Marzuki, S.H. selaku Ketua Pelaksana Pembinaan yang sehari-hari menjabat sebagai Kaajen Divif 2 Kostrad.

Pada kesempatan ini, Asisten Personel (Aspers) Kasdivif 2 Kostrad Kolonel Inf Ryzadly Syahrazzy Themba, S.Sos. menyampaikan, “Pembinaan yang diberikan ini sesuai dengan petunjuk Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Andi Muhammad, S.H yang dimaksudkan untuk memberikan bekal dan gambaran seleksi untuk masuk menjadi seorang prajurit TNI, sehingga para peserta memiliki kesiapan dalam pelaksanaan tes nantinya,” ujarnya

Sementara itu, Mayor Caj Moch. Arie Marzuki, S.H. selaku pembina mengungkapkan, “Kegiatan pembinaan ini merupakan hal yang penting dalam kesiapan menjadi calon prajurit TNI. Selama latihan, mereka diberikan motivasi, pemahaman dan kesiapan baik fisik maupun mental untuk menghadapi tes yang sesungguhnya,” pungkasnya. (Penkostrad).