404 - File or directory not found.

404 - File or directory not found.

The resource you are looking for might have been removed, had its name changed, or is temporarily unavailable.

Jakarta. Untuk menambah pengetahuan, keterampilan dan profesionalisme, prajurit Denpandutaikam Brigif Para Raider 3 Kostrad menggandeng Basarnas guna menyelenggarakan latihan Mountaineering bersama Rescuer Kantor Pencarian Dan Pertolongan (BASARNAS) Sulsel. Kamis (14/10/2021)).

Sebelum latihan, kegiatan diawali dengan pemberian materi di kelas  oleh instruktur yang terdiri dari pengenalan alat-alat mountaineering, pengenalan simpul, Evacuation mode, Tactical ascending dan descending System, pengenalan alat TCX Power Ascender yang dilaksanakan di Kantor Denpandutaikam dan diikuti oleh seluruh peserta.

Mountaineering adalah semua jenis kegiatan alam bebas yang memerlukan peralatan tertentu serta keterampilan atau keahlian yang memadai yang berhubungan mendaki gunung  dan menyusuri hutan dengan menerapkan materi-materi yang  dibutuhkan dengan melintasi ketinggian, tebing dan lain sebagainya.

Usai materi kelas, kegiatan dilanjutkan dengan praktik lapangan yang dilaksanakan di tower Mountaineering Brigif Para Raider 3 Kostrad dengan melaksanakan kegiatan praktek Ascending dan Descending, tehnik Evakuasi dan teknik naik turun dengan menggunakan TCX Power Ascender.

“Latihan ini bertujuan untuk me-review materi-materi Mountaineering yang sering kita aplikasikan di lapangan. Hal ini tentunya harus mengikuti prosedur untuk mendapatkan hasil dalam pencarian dan pertolongan secara maksimal,” ujar Kapten Inf Dian Nur Huda.

Dalam kesempatan tersebut pula, Wadandenpandutaikam Kapten Inf Dian Nur Huda menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam latihan. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi prajurit Denpandutaikam, karena profesionalisme prajurit harus tetap dilaksanakan baik secara perorangan maupun tim. Salah satunya yaitu mounteneering ini dihadapkan pada medan yang sebenarnya seperti jurang, tebing, ketinggian dan lain-lain.” Tambahnya.

Dikatakan pula bahwa, seluruh prajurit  Denpandutaikam harus melaksanakan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dengan selalu memperhatikan faktor keselamatan serta tetap menjaga protokol kesehatan, sehingga ke depan kegiatan-kegiatan serupa bisa dilaksanakan berkelanjutan.

Bapak Agus Salim sebagai Instruktur (Basarnas) dalam kegiatan tersebut mengatakan, “Kami bangga dan hormat, dapat dipercaya untuk memberikan materi mountaineering ini, kami bukan hebat tapi kami sama-sama belajar me-review dan sharing tentang apa yang kami bisa dan sebaliknya kami belajar apa yang rekan-rekan prajurit tahu,” ungkapnya. (Penkostrad).