Jakarta.  Prajurit dari satuan Yonif Para Raider 432 Kostrad dan Yonif Para Raider 433 Kostrad mengikuti latihan menembak senjata lintas lengkung (mortir sedang) dan (mortir ringan) yang dilaksanakan di daerah latihan Dodiklatpur Rindam XIV/Hsn, Bancee, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Jumat (19/11/2021).

Latihan ini diikuti oleh seluruh prajurit Yonif Para Raider 432 Kostrad  dan Yonif Para Raider 433 Kostrad yang menjabat sebagai tim penembak senjata bantuan lintas lingkung tersebut, khususnya Kompi Bantuan dan Peleton Bantuan di masing-masing Kompi Senapan.  Adapun senjata yang digunakan dalam latihan menembak lintas lingkung yaitu senjata MO 60 Comando dan Mortir 81 Norinco.

Mekanisme latihannya yang dilakukan adalah  prajurit Infanteri dari Kompi Senapan menyelesaikan sasaran  didepan dengan diintegrasikan dengan Kompi Bantuan sebagai penyokong tembakan mortir  bantuan guna memporak-porandakan sasaran musuh.

Kepala Staf Divisi 3 Kostrad Brigjen TNI Refrizal yang meninjau langsung pelaksanaan latihan  menyampaikan bahwa latihan ini diselangarakan mulai tanggal 17 hingga 19 November 2021.

“Latihan ini adalah program dari Komando Atas yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan serta profesionalitas prajurit Kompi Bantuan  khususnya Peleton Morse guna menunjang tantangan tugas ke depan,” ujar Brigjen TNI Refrizal.

Sementara itu, Ws. Danbrigif PR 3 Kostrad Letkol Rully Nuryanto mengatakan bahwa latihan Senjata kelompok  (Jatpok) ini berguna untuk memelihara dan meningkatkan keterampilan serta kemampuan prajurit Kompi Bantuan, khususnya bagi penembak senjata kelompok yang diintegrasikan dengan pasukan Infanteri Kompi Senapan.

Dengan dilaksanakannya latihan ini, diharapkan para prajurit Yonif Para Raider 432 Kostrad dan Yonif Para Raider 433 Kostrad khususnya Kompi Bantuan maupun Peleton Bantuan dari Kompi Senapan mampu dan mahir dalam melayani senjata bantuan lintas lengkung. (Penkostrad).