(Penkostrad. Selasa, 5 September 2018). Pangdivif 1 Kostrad, Mayjen TNI Agus Rohman S.I.P menyambut kedatangan Kontingen Lomba Tembak Piala Kasad Divif 1 Kostrad di serambi Kehormatan Madivif 1 Kostrad Cilodong Depok Jawa Barat, yang berhasil menempati peringkat pertama atau juara umum pada kejuaran Tembak Piala Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) 2018, Selasa (4/9/2018).

“Berkenaan dengan prestasi yang diraih ini, saya atas nama seluruh jajaran Divif 1 Kostrad, menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada para atlet dan pelatih yang telah berhasil meraih peringkat ke-1 atau juara umum pada kejuaraan ini yang di pimpin oleh Letkol Inf Setyo Wibowo, saya yakin dan percaya bahwa para atlet dan tim pendukung telah berusaha dan berjuang dengan segala kemampuan yang ada, untuk meraih prestasi yang terbaik,” ujar Pangdivif 1 Kostrad mengawali amanatnya.

Pangdivif 1 Kostrad menambahkan, terlepas dari semua itu, saya tetap perlu mengingatkan, agar keberhasilan dan prestasi yang telah dicapai ini, tidak membuat kita menjadi sombong dan lupa diri. Maknailah keberhasilan ini dengan menunjukkan rasa syukur kepada Tuhan YME, tetap rendah hati disertai komitmen untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Prestasi yang diraih ini, juga harus menjadi pemicu semangat untuk menghadapi event yang akan datang, sehingga termotivasi untuk terus berlatih lebih baik, lebih keras dan lebih disiplin.

Adapun materi yang dipertandingkan antara lain, Pistol Putra dan putri, Karaben, senapan, SO dan Sniper, dengan meraih 5 tropy, 8 medali emas, 2 medali perak dan 5 medali perunggu merupakan prestasi yang membanggakan karena lomba menembak ini diikuti para petembak terbaik dari masing-masing kesatuan.

Panglima juga menyampaikan rasa bangga atas prestasi luar biasa para atlet Divif 1 Kostrad yang berhasil memecahkan rekor disejumlah nomor perlombaan yaitu, Praka Jarianto dari petembak Karaben, Pratu Karnoto dari ptembak pistol Putra, Prada Moses dan Prada Arip Mulyana dari petembak SO. Torehan capaian yang telah kalian buat membuktikan bahwa tidak ada batas tertinggi bagi sebuah prestasi, kesungguhan dan ketekunan dari sebuah proses latihan akan menciptakan hasil yang lebih baik dari sebelumnya. tutur Pangdivif 1 Kostrad.