Jakarta. Kepala Staf Divisi Infanteri (Kasdivif) 3 Kostrad Brigjen TNI Refrizal didampingi Asops Kasdivif 3 Kostrad Kolonel Inf Jamaluddin mengujungi Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Sektor Timur Batalyon Arhanud (Yonarhanud) 16/SBC Kostrad, bertempat di Kotis Satgas Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Selasa (25/5/2021).

Kedatangan Kasdivif 3 Kostrad dan rombongan disambut langsung oleh Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 16/SBC Kostrad Letkol Arh Drian Priyambodo, S.E.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasrem 092/MRL Kolonel Inf I Putut GWP, Kasiopsrem 092/MRL Kol Inf Barnard Julianto Hutauruk, S.E., S.H., M.H., Waaster Divif 3 Kostrad Letkol Inf Novid Arif, Dandim 0911/NNK Letkol Czi Eko Pur Indriyanto, Kasiops Divif 3 Mayor Inf Kunto.

Dansatgas dalam rilisnya menyampaikan, bahwa kunjungan Kasdivif 3 Kostrad beserta rombongan dalam rangka meninjau Satuan Yonarhanud 16/SBC Kostrad yang sedang melaksanakan tugas Pamtas dan melihat secara langsung kondisi prajurit yang sedang melaksanakan penugasan sebagai bentuk kepedulian pimpinan serta memberikan dukungan moril kepada personel yang sedang melaksanakan penugasan agar selalu semangat dan bersungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas demi keamanan dan keutuhan NKRI, selain itu juga melaksanakan pengendalian, pengawasan dan evaluasi Satgas dalam kurun waktu yang sudah dilaksanakan.

Kegiatan diawali dengan menerima paparan dari Dansatgas Pamtas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 16/SBC Kostrad di ruang data Makotis, dilanjutkan dengan pengarahan Kasdivif 3 Kostrad.

Dalam Pengarahannya, Kasdivif 3 Kostrad mengatakan, Pertama, Didalam Penugasan semua sistem harus berjalan dengan baik, tanpa adanya pihak yang tidak terlibat dalam setiap kegiatan. Kedua, setiap orang-perorangan harus solid dan pupuk rasa kebersamaan dalam melaksanakan kegiatan selama penugasan. Ketiga, semua personil harus berperan dalam setiap pelaksanaan kegiatan, selanjutnya semua kegiatan harus disesuaikan dengan aturan yang berlaku dan selalu disiplin dalam mengikuti aturan. Keempat jika terjadi masalah atau adanya kendala yang dialami oleh personil, agar segera laporkan secara hierarki. Kelima, personel Kotis harus menjadi contoh dan tolak ukur kepada rekan-rekan personel yang berada di Pos-pos yang memang dengan segala keterbatasanya dibandingkan dengan Pos Kotis, setiap melaksanakan kegiatan apapun bentuknya harus memperhatikan faktor keamananan dan laksanakan selalu buddy system. Keenam, hindari pelanggaran sekecil apapun laksanakan tugas secara profesional dan proporsional tanpa merugikan pihak lain. Ketujuh, setiap personel harus mengetahui tugas dan tanggung jawabnya, dan yang tak kalah pentingnya, beradaptasi dengan lingkungan di sekitar, pelajari adat istiadat dan budaya serta kerjasama yang baik dengan aparat kewilayahan seperti Babinsa, Babinkamtibmas dan aparat pemerintahan setempat.

“Laksanakan rantai komando dengan benar, sebagai prajurit Kostrad haruslah berprestasi, kalian berangkat dengan kekuatan 450 orang maka kembalinya setelah purna tugas dengan jumlah yang sama juga. Jaga nama baik satuan khususnya “Cakra,” tambah Kasdivif 3 Kostrad mengakhiri arahannya. Kasdivif 3 Kostrad juga berkesempatan meninjau Pos-pos di SSK I yang berada di pulau Sebatik, dimana pos SSK I ini berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia. (Penkostrad).