Jakarta. Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., didampingi Kaskostrad Mayjen TNI  Muhammad Nur Rahmad, Asren Kostrad Brigjen TNI Dr. Saripudin, Asintel Kaskostrad Brigjen TNI Imam Sampurno Setiawan, Asops Kaskostrad Brigjen TNI  Christian Kurnianto Tehuteru, Aspers Kaskostrad Brigjen TNI Agung Pambudi,  Aslog Kaskostrad  Brigjen TNI Anton Yuliantoro, S.I.P., M.Tr.(Han), Aster Kaskostrad Brigjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., dan beberapa Perwira menerima Audensi Kepala BPH Migas Ibu Erika Retnowati, A.K., M.Si., beserta rombongan, bertempat di Ruang Executive Lounge, Markas Kostrad, Jakarta Pusat. Senin (20/2/2023).

Seperti kita ketahui bersama industri minyak dan gas bumi merupakan sektor penting di dalam pembangunan nasional baik dalam hal pemenuhan kebutuhan energi dan bahan baku industri di dalam negeri maupun sebagai penghasil devisa negara, sehingga pengelolaannya perlu dilakukan seoptimal mungkin agar mampu mendukung kesinambungan pembangunan nasional guna mewujudkan peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

Pangkostrad menyampaikan, bahwa Sebagai Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi, tugas dan fungsi BPH Migas tentunya tidaklah ringan, dimana BPH Migas melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian bahan bakar minyak dan pengangkutan gas bumi melalui pipa, dalam suatu pengaturan agar ketersediaan dan distribusi BBM yang ditetapkan Pemerintah dapat terjamin di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Berkaitan dengan hal tersebut, tidak menutup kemungkinan Kostrad dengan BPH Migas dapat melakukan kerja sama terkait pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan kegiatan penyediaan dan pendistribusian BBM di seluruh wilayah NKRI, dalam rangka mendukung fungsi dan tugas BPH Migas agar lebih maksimal,” ujar Pangkostrad.

Sementara itu, Kepala BPH Migas Ibu Erika Retnowati, A.K., M.Si., didampingi Komite BPH Migas Iwan Prasetya Adhi, Komite BPH Migas Yapit Sapta Putra, menyampaikan bahwa audiensi ini bertujuan untuk menjajaki kerja sama dengan Kostrad untuk mendapatkan dukungan pengamanan atas pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian BBM bersubsidi dan sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepahaman Kementerian ESDM dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) tentang Koordinasi dan Kerja Sama dalam rangka mendukung tugas fungsi kedua instansi. (Penkostrad).