(Penkostrad. Jumat, 12 Juli 2019). Satgas Pamrahwan Yonif MR 412 Kostrad dipimpin oleh Letda Inf MF Faiz beserta 15 personel Pos Puncak Senyum Satgas Pamrahwan Yonif MR 412 Kostrad mengevakuasi truk pembawa sembako untuk Kodim 1714/Puja dari jurang sedalam 50 meter yang berjarak 500 meter dari Pos Puncak Senyum Satgas Pamrahwan Yonif MR 412 Kostrad, Distrik Irimuli, Kabupten Puncak Jaya, Kamis (11/07/2019).

Lewat laporan seorang warga dari Kampung Anggurtari, Distrik Irimuli, Bapak Guminggah Talenggeng yang datang ke Pos Puncak Senyum melaporkan bahwa ada sebuah truk mengalami kecelakaan tunggal dan tergelincir ke dalam jurang di kampungnya. Setelah mendengar laporan tersebut, personel Pos Puncak Senyum langsung datang ke tempat kejadian perkara untuk memeriksa keadaan dan situasi yang terjadi.

Setelah dilakukan pemeriksaan, didapati akibat hujan yang disertai kabut, truk sipil pembawa logistik untuk kodim 1714/Puja tergelincir dan mengakibatkan truk masuk kejurang dengan melukai sopir dan kenek truk tersebut.

Sulitnya medan yang ada, Danpos Puncak senyum meminta bantuan kontraktor pembuat jalan lintas Papua yang berada dekat dengan tempat kejadian perkara untuk membantu evakuasi dengan menarik truk tersebut dengan alat berat berjenis hdromex yang proses evakuasinya memakan waktu selama 12 jam.

Selama proses evakuasi sopir atas nama Kevin dan keneknya bernama Paulus dirawat oleh tenaga kesehatan Pos Puncak Senyum karena mengalami luka ringan dan mengalami trauma ringan.

Letda Inf MF Faiz mengatakan daerah Distrik Irimuli merupakan daerah yang sering turun hujan disertai dengan kabut, ditambah tidak dilengkapi oleh penerangan jalan sehingga sering terjadi laka lantas di daerah ini. Kami di Pos Puncak Senyum kerap menyarankan para sopir truk atau lajuran untuk singgah di pos kami ketika terjadi hujan disertai kabut di daerah ini.

“Jika kabut turun jarak pandang bagi para sopir turun menjadi hanya 1 meter saja dan daerah ini terdiri dari tikungan-tikungan tajam disertai tebing-tebing yang curam sehingga sangat berbahaya untuk berkendara pada saat cuaca buruk.” Pungkas Danpos Puncak Senyum Letda Inf M F Faiz.