(Penkostrad. Kamis 23 Maret 2017). Prajurit Detasemen Peralatan (Denpal) Divisi Infanteri (Divif) 2 Kostrad melaksanakan pembinaan fisik secara teratur dan terprogram setiap hari.

Kegiatan tersebut memang harus dilakukan untuk menghadapi tes kesegaran jasmani dalam rangka untuk Usul Kenaikan Pangkat ( UKP ).

Secara rutin selalu dilaksanakan pembinaan fisik yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan prajurit secara bertahap dan terukur, dalam kegiatan tersebut terdapat beberapa materi latihan yang wajib diikuti oleh peserta. Latihan dipimpin oleh Serka Basuki. Adapun materi latihan terdiri dari penguatan otot kaki dengan melaksanakan lari menempuh medan yang variatif berupa tanjakan dan turunan sejauh 8 km, lari cepat untuk melatih keseimbangan antara detak jantung dengan tarikan nafas yang berpengaruh pada V02 paru-paru.

“Selain itu juga diimbangi dengan latihan penguatan otot tangan untuk menunjang pull up, push up dan dimantapkan lagi dengan latihan penguatan otot perut untuk mengatasi tes Garjas B berupa sit up bertempat di Gelanggang Bela Diri Vira Cakti yang dilengkapi dengan beberapa alat fitness”. Tegas Serka Basuki.

Pembinaan fisik yang dilakukan telah diukur dan disesuaikan dengan standar kemampuan prajurit sehingga dapat meminimalisir resiko cidera dalam melaksanakan latihan tersebut. Peningkatan kemampuan fisik prajurit tidak hanya dititikberatkan pada penguatan otot tubuh saja tetapi juga ada latihan kemampuan renang militer dasar dengan jarak 50 meter di kolam renang Tirta Vicada.

Diharapkan dengan adanya kegiatan pembinaan yang telah dilaksanakan oleh prajurit akan dapat meningkatkan stamina dan kemampuan fisik dalam rangka menghadapi tes kesegaran jasmani ( Garjas ) untuk Usul Kenaikan Pangkat ( UKP ). Semua upaya telah dilakukan oleh satuan agar prajurit mampu dan lulus dalam tes Garjas tersebut dan semuanya tergantung dari perorangan bagaimana meresponnya. Kemampuan fisik setiap prajurit memang berbeda sesuai dengan faktor genetika dan kondisi alam.