(Penkostrad. Jumat, 28 April 2017). Bulan April merupakan bulan yang istimewa bagi seluruh prajurit Divisi Infanteri 2 Kostrad, hal itu dikarenakan pada bulan inilah awal berdirinya satuan yang mereka bela. Tepatnya pada tanggal 27 April 1961, ditetapkanlah hari jadi Divisi Infanteri 2 Kostrad sesuai dengan surat keputusan Kasad nomor KPTS 342/4/1961.

Dalam rangka memperingati hari ulang tahunnya yang ke 56, Divisi Infanteri 2 Kostrad bekerjasama dengan PMI Malang melaksanakan kegiatan bhakti sosial donor darah, Singosari, Malang, Selasa (25/4).

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Sandoyo, Madivif 2 Kostrad ini diikuti oleh beberapa satuan, meliputi Yonarmed 1 Kostrad, Detasemen Markas, Detasemen Peralatan, Detasemen Perhubungan dan Ajen Divif 2 Kostrad.

Bhakti Sosial ini diawali dengan pemeriksaan kesehatan kepada seluruh prajurit, hal itu dimaksudkan untuk mengetahui layak atau tidaknya dilakukan donor darah. Diperoleh sebanyak 100 orang prajurit yang memenuhi kriteria sebagai pendonor, yang kemudian langsung dilaksanakan pengambilan darah oleh petugas kesehatan dari PMI Malang.

Dengan adanya kegiatan ini, Divif 2 Kostrad berusaha memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketersediaan kantung darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Malang. Komandan Detasemen Markas Divif 2 Kostrad, Letkol Inf Domingus C.S. Soumokil menyampaikan, ”Mendonorkan darah adalah satu tindakan yang mulia, karena setetes darah yang kita berikan sangat berarti bagi kelangsungan hidup orang yang membutuhkan”, ungkapnya.

Selain dapat membantu sesama, donor darah juga bermanfaat bagi kesehatan pendonor itu sendiri. Karena melalui donor darah dapat meningkatkan produksi sel darah merah yang baik untuk kesehatan, sel-sel darah dalam tubuh akan diproduksi kembali sehingga kesehatan akan tetap terjaga.

“Dengan kegiatan donor darah ini sekiranya dapat memberikan nilai manfaat yang lebih bagi prajurit Divif 2 Kostrad, terlebih jika dilaksanakan dengan ikhlas sehingga dapat menumbuhkan rasa kecintaan terhadap rakyat dan memupuk jiwa kemanusiaan”, tambah Soumokil.