|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Rabu, 15 Mei 2013 07:17 |
|
Operasi darat gabungan pada Latgab TNI Tingkat Divisi Tahun 2013 dilancarkan hari ini pada pukul 06.00 Wita, Rabu (15/5). Diskenariokan, berdasarkan informasi intelijen bahwa aliansi Sonora dan Gerakan Sumpit Merdeka (GSM) berkekuatan 1 Brigade (-) minus berada di beberapa wilayah Kaliorang dan Kaubun Kompleks, Kalimantan Timur. Sebelumnya Pangdivif-2 Kostrad Mayjen TNI Setyo Sularso selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Darat (Pangkogasgabrat) telah mengeluarkan perintah operasi kepada Komandan Brigade, Komandan Resimen dan para Komandan Batalyon Satuan Manuver dan Satuan Perkuatan lainnya yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Darat (Kogasgabrat) untuk melancarkan serangan secara terpadu, menghancurkan dan mengusir musuh.
Dalam manuver serangan kali ini, pasukan dibagi menjadi tiga poros serangan dengan tujuan untuk melaksanakan Gerak Maju Untuk Kontak (GMUK) guna menguasai Garis Taraf-1 (GT-1). Poros kiri merupakan poros serangan Satgasrat Brigif-9 Kostrad dan Batalyon jajarannya yang terdiri dari Yonif-509 Kostrad, Yonif-514/Raider Kostrad dan Yonif 515 Kostrad. Di bagian tengah menjadi poros serangan dari Yonif Mekanis-202 Dam Jaya, sedangkan serangan di poros kanan dilakukan oleh Pasukan Pendarat (Pasrat) Batalyon Marinir TNI-AL. Sedangkan Yonif Linud-501 Kostrad yang sebelumnya berhasil merebut dan mempertahankan tumpuan udara melalui Operasi Lintas Udara (Linud) melaksanakan pengamanan jalur yang akan dilalui pasukan manuver.
Untuk mendukung pelaksanaan serangan, pasukan manuver diperkuat oleh manuver Tank Scorpion Yonkav-8 Kostrad yang melaksanakan pengamanan penembakan sasaran. Satu Baterai Yonarmed-12 Kostrad memberikan bantuan tembakan dan melaksanakan Sling Load dua pucuk meriam 105 mm.
Setelah melaksanakan kontak depan, pasukan darat gabungan berhasil merebut dan menguasai Garis Taraf-1 (GT-1), mendesak dan memukul mundur pasukan musuh aliansi Sonora dan Gerakan Sumpit Merdeka (GSM). Selanjutnya pasukan darat gabungan masuk ke kedudukan masing-masing untuk mempersiapkan dan merencanakan serangan esok hari untuk merebut dan menguasai sasaran berikutnya.
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Rabu, 15 Mei 2013 06:24 |
|
Rangkaian Latihan Gabungan (Latgab) TNI di Tarakan telah selesai dilaksanakan. Latgab yang digelar di Tarakan berakhir dengan ditariknya seluruh pasukan menggunakan 5 pesawat Hercules C-130, Sabtu, 11 Mei 2013.
Dalam Latgab TNI 2013 ini, disimulasikan situasi keamanan di Kalimantan Timur tidak menentu. TNI menerjunkan pasukan Dalpur Paskhas TNI AU untuk menyusup ke daerah yang dikuasai musuh. Penerjunan dilaksanakan pada pukul 01.00 WITA dini hari, di sekitar Juwata Tarakan, Kalimatan Timur, Senin, 6 Mei 2013. Pasukan gabungan yang diterjunkan berhasil mendarat dengan selamat, selanjutnya bertugas menyiapkan lokasi yang aman untuk pendaratan pasukan gabungan yang akan melaksanakan Operasi Gabungan lanjutan.
Pengiriman pasukan ini didasarkan perkiraan Intelijen TNI bahwa aliansi "Negara Sonora" berhasil membentuk dan membangun kekuatan separatis yang diberi nama "Gerakan Sumpit Merdeka (GSM)" di wilayah Kalimantan Timur dengan situasi demikian selanjutnya Panglima TNI atas persetujuan Presiden RI menggelar operasi militer untuk menghancurkan kekuatan musuh.
Pada Senin pukul 22.00 WITA, bertempat di Juwata sebanyak 60 orang Passus yakni sebanyak 20 personil Sat 81 Gultor AD, 20 personil Denjaka AL, dan 20 personil Den Bravo AU yang terjun dengan selamat tanpa ada terjadi insiden apapun, selanjutnya melakukan konsolidasi dan langsung menuju sasaran penyerbuan bertempat di Stasiun TVRI, Satrad 225 Mamburungan dan Pelabuhan Malundung. Tepat pukul 05.00 jam "J" secara serempak pasukan menyerang ketiga objek vital tersebut dan berhasil dikuasai serta dapat dioperasikan kembali.
Pada pukul 06.00 WITA, pasukan OP3U wing 1 Paskhas sebanyak 210 personil Paskhas diterjunkan di bandara Juwata Tarakan, dipimpin langsung oleh Dansatgas Paskhas Kolonel Psk Taspin Hasan, S.AP, langsung menyerang dan merebut bandara Juwata Tarakan. Tidak berselang lama, 2 pesawat C-130 melaksanakan air landed dengan menurunkan kendaran Smart Hunter, Rudal QW-3, dan Triple Gun.
Latihan Gabungan ini disaksikan langsung oleh Kasum TNI Marsdya TNI Boy Sahril Qamar selaku Direktur Latgab TNI 2013 didampingi Dankodiklat TNI Mayjen TNI Chaidir S.S., selaku Wadir Latgab, Dankorpaskhas Marsda TNI Amarullah, dan Danpuslat Kodiklat TNI Marsma TNI Harpin Ondeh serta Danlanud Tarakan Letkol Pnb Bambang Juniar D.,S.Sos.
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Rabu, 15 Mei 2013 06:22 |
|
Force Engineer dari Kinsasha, Letnan Kolonel Wang Tao (China) yang merupakan Staf Force Commander yang mengkoordinir kegiatan Kontingen Zeni dibawah otoritas MONUSCO (Mission de I’Organisation de republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique Democratique du Congo) didampingi oleh Staff Officer Engineering Ituri Brigade, Kapten Cizi Nazarudin (Indonesia) melakukan kunjungan kerja ke Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XX-J/Monusco, Bumi Nusantara Dungu. Kunjungan Letnan Kolonel Wang Tao selama dua hari (13-14 Mei 2013) dalam rangka melakukan inspeksi terhadap pekerjaan yang telah dilaksanakan oleh Kontingen Indonesia selama ini. Kegiatan inspeksi tersebut diawali dengan paparan singkat Perwira Seksi Operasi Satgas, Kapten Czi Agus Ikwanto, dan dilanjutkan dengan peninjauan ke lokasi pekerjaan Satgas Kizi TNI di lapangan. Terdapat tiga titik lokasi pekerjaan yang ditinjau oleh Force Engineer, diantaranya pekerjaan jalan Dungu-Ngilima, pembuatan hanggar Kontingen Bangladesh dan lokasi pengaspalan taxiway Bandara Dungu. Disela-sela kunjungan tersebut, Force Engineer menyempatkan diri untuk mengunjungi TOB (Temporary Operation Base) Indoengcoy di wilayah Kaka (Dungu – Ngilima). Sangat besar perhatian beliau kepada Satgas Kizi TNI, hal ini telihat pada keinginannya untuk memeriksa bahan makanan dan tempat tidur Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI yang berada di TOB. Force Engineer Letnan Kolonel Wang Tao berharap Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XX-J tetap mempertahankan eksistensinya melalui kinerja yang professional, untuk membangun infrastruktur wilayah dalam rangka memelihara perdamaian di wilayah Kongo. Kegiatan kunjungan diakhiri dengan penyerahan cinderamata dari Komandan Satgas Kizi TNI Konga XX-J/Monusco, Letnan Kolonel Czi Irfan Siddiq kepada Force Engineer sebelum beliau bertolak menuju ke Bunia.
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Rabu, 15 Mei 2013 06:19 |
|
Kepala Staf Divisi Infanteri 1 Kostrad Brigjen TNI Asrobudi beserta Staf melaksanakan Upacara Pemberangkatan Atlit Yongmodo ke Korea DI SERAMBI KEHORMATAN Divif 1 kostrad Cilodong Bogor guna mengikuti ke kejuaraan Yong Moo Do Internasional di Korea bulan Juli mendatang.
Kaitannya dengan kejuaraan Internasioanal di Korea, Ketua Umum Federasi Yong Moo Do, Letjen TNI Gatot Nurwantyo mengatakan bahwa pada kejuaraan Internasional di Korea Juli nanti, Indonesia mentargetkan tiga emas
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Rabu, 15 Mei 2013 06:09 |
|
Pada tanggal 13 s.d 14 Mei 2013, Yonkav 1 melaksanakan Latihan Menembak Senjata Ringan TW II untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan seluruh prajurit dalam bidang menembak.
Latihan menembak ini dilaksanakan di Lapangan tembak Yonkav 1 Divif 1 dengan materi menembak menggunakan senjata Pistol P1, SS2 V5 dan SO Minimi.
Kemampuan menembak bagi prajurit merupakan hal mutlak yang harus dimiliki sehingga dalam bertempur akan selalu dimenangkan dan memperoleh hasil yang maksimal. Selain untuk menyiapkan prajurit untuk bertempur, latihan menembak merupakan wadah pencarian bibit satuan untuk menghadapi kejuaraan atau lomba tembak yang diselenggarakan di dalam negeri maupun di luar negeri.
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Rabu, 15 Mei 2013 05:57 |
|
Kejuaraan Yongmoodo Kasad Cup III TA. 2013 dibuka langsung oleh Kasad Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo di GOR Jatidiri Semarang. Pada kejuaraan tersebut, Danyonkav 1 Letkol Kav Eko Agus Nugroho, S.IP ditunjuk sebagai Komandan kontingen Divif 1 Kostrad dengan membawa 15 orang atlet yang turun di tujuh kelas yang dipertandingkan. Kejuaraan yang berlangsung dari tanggal 27-28 April 2013 tersebut diikuti oleh 17 kontingen dan kontingen Divif 1 Kostrad keluar sebagai juara umum dengan meraih 3 emas dan 2 perunggu, juara kedua diraih kontingen Kodam VII/Wirabuana dengan 2 emas dan juara ketiga diraih kontingen Kopassus dengan 1 emas, 1 perak dan 2 perunggu.
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Selasa, 14 Mei 2013 07:06 |
|
Panglima Komando Tugas Darat Gabungan (Pangkogasratgab) Mayjen TNI Setyo Sularso memberikan Perintah Operasi (PO) kepada para Komandan Satuan Gabungan di Pokotis Satgasrat Brigif-9 Kostrad, dalam rangka pelaksanaan operasi darat gabungan lanjutan pada Latgab TNI TA 2013, Selasa (14/5).
Dalam Perintah Operasi ini, Pangkogasratgab menjelaskan tentang keberadaan pasukan musuh beserta persenjataan yang dimilikinya berdasarkan informasi dari satuan intelijen, serta menentukan posisi penempatan kedudukan pasukan pada saat penyerangan operasi darat gabungan lanjutan untuk menghancurkan dan menguasai wilayah yang dikuasai Aliansi Sonora, Gerakan Sumpit Merdeka (GSM).
Menurut rencana serangan ini akan dilaksanakan esok hari dengan melibatkan satuan darat gabungan, yang terdiri dari jajaran Satgasrat Brigif-9 Kostrad (Yonif-509 Kostrad, Yonif-515 Kostrad dan Yonif-514/R Kostrad), Yonif Linud-501 Kostrad, Satpasrat Marinir, Penerbad, Yonkav-8 Kostrad, Yonarmed-12 Kostrad, Yonarhanudri-2 Kostrad, Ki Zipur-10 Kostrad, Ki Mekanis Yonif Mekanis-202 Dam Jaya dan satuan pendukung operasi darat lainnya.
|
|
Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 15 Mei 2013 03:25 |
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Selasa, 14 Mei 2013 06:56 |
|
Sebanyak 39 prajurit Pasukan Khusus TNI yang tergabung dalam Latihan Gabungan (Latgab) TNI Tingkat Divisi tahun 2013, secara bergantian melompat keluar dari badan pesawat TNI AU jenis A 130 Shot Body melalui ketinggian 7000 feet.
Sebagai penerjun Kelompok Depan Operasi Linud (KDOL) di atas Pulau Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pasukan berhasil mendarat dengan sempurna di wilayah musuh yang terletak di persawahan Kecamatan Woha Bima, NTB, Senin dini hari (13/5/2013).
Dalam pelaksanaan tugasnya KDOL bertanggung jawab kepada Panglima Komando Tugas Gabungan (Pangkogasgab) Linud. Sebelum pelaksanaan operasi Linud, Tim KDOL melaporkan perkembangan situasi meliputi suhu, angin, cahaya dan endapan berkaitan dengan penerjunan Jam “P” oleh Operasi Linud yang akan dilaksanakan.
Usai berhasil mendarat dengan aman di wilayah Woha ke 39 prajurit pasukan khusus TNI tersebut melanjutkan aksinya dengan rahasia, melakukan penyelaman di daerah sasaran masing masing.
Selanjutnya ke 39 penerjun tersebut melakukan Infiltrasi KDOL yang dilaksanakan secara rahasia pada malam hari untuk menghindari pendeteksian musuh.
Setelah penerjunan akan dilaksanakan tugas untuk menyiapkan Dropping Zona (DZ) dalam rangka operasi Linud, sehingga dapat dilaksanakan dengan aman tanpa diketahui oleh musuh.
Personil yang tergabung dalam penerjunan KDOL dibawah Koordinator Letkol Inf Wawan Puji Atmoko, terdiri dari : 12 orang dari Peleton Pandu Udara Brigif Linud 18/Malang, 14 orang Intai Amfibi (IFAM) Marinir dan 13 orang Pengendali Tempur (Dalpur) Paskhas TNI AU Abdurrahman Saleh, sedangkan penerjunan dipimpin oleh Kapten Paskhas Riwan.
Menurut Letkol Inf Wawan, KDOL merupakan organisasi dibawah Komando Tugas Gabungan (Kogasgab) Lintas Udara (Linud) yang diterjunkan sebelum operasi Linud dilaksanakan.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Katim Wasdal Bima Kolonel Inf Desril CH. Danrem 162/WB Kolonel Inf Zulfardi Junin, Kawasdal Pasrat Letkol Mar Sugianto dan Katim Wasdal KDOL Mayor Psk Joko Sutopo.
|
|