|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Kamis, 16 Mei 2013 08:01 |
|
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PG Kostrad Ny. Lia Munir didampingi Aspers Divif 1 Kostrad, Waaster Divif 1 Kostrad, Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PG Kostrad serta Pengurus Dharma Pertiwi Kosrad, melaksanakan kunjung kerja ke Rumah Pintar Cakra Cendekia 1 Kostrad di Cilodong Bogor, Selasa (14/5). Kedatangan rombongan di sambut langsung Ketua Persit KCK Koorcab Divif 1 Kostradr Ny. Daniel Ambat beserta pengurus.
Pada kunjungan ke Rumah Pintar Cakra Cendekia-1 Kostrad, mengatakan sangat mengapresiasi dengan adanya keberadaan rumah pintar ini yang sudah jelas misinya yaitu mengembangkan potensi anak usia dini dengan melakukan kegiatan bermain kreatif dan edukatif, mencerdaskan anak-anak dan warga masyarakat sebagai generasi penerus bangsa, mengembangkan minat baca, potensi diri, keterampilan, mengenalkan dan mengembangkan teknologi informasi”, ungkap Ny. Lia Munir.
Ny. Lia Munir juga menyampaikan disamping rumah pintar ada juga TK Kartika Kostrad yang memberikan kesempatan luas bagi khalayak untuk memasukkan putra-putrinya di TK. Kartika ini. Semoga dengan adanya rumah pintar Cakra Cendekia dan TK. Kartika ini bisa memberikan kesadaran bagi masyarakat akan pentingnya meningkatkan kecerdasan sumber daya manusia, sehingga kedepan bangsa ini memiliki masyarakat yang cerdas. Sebagaimana yang tertuang dalam UUD 1945 alinea ke empat yaitu memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Usai mengunjungi rumah Pintar Dan memberikan bantuan untuk rumah pintar yang diterima oleh Waaster Kasdivif 1 Kostrad, Ketua Persit KCK PG Kostrad beserta rombongan menuju rumah jamur dan kebun yang lokasinya tidak jauh dari rumah pintar Cakra Cendekia 1.
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Kamis, 16 Mei 2013 07:49 |
|
Wilayah Bima akan menjadi salah satu tempat dipusatkannya Latihan Gabungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2013. Karenanya KODIM 1608/Bima mengimbau warga masyarakat agar tidak kaget, takut, atau panik melihat aktivitas para tentara di sejumlah wilayah Kota dan kabupaten Bima, baik pada siang maupun malam hari.
Komandan Kodim 1608 Letkol Inf. Tommy Ferry dalam surat permaklumannya mengungkapkan, TNI memang memfokuskan Latgab tahun 2013 di Kota dan kabupaten Bima dan akan melibatkan segenap kekuatan militer baik unsure darat, laut maupun udara.
Sehubungan dengan pelaksanaan Latgab yang akan berlangsung selama dua hari dari tanggal 17 hingga 19 Mei itu, dirinya mengimbau warga masyarakat yang kebetulan mendengar bunyi atau letusan senjata pada siang maupun malam hari, atau melihat serombongan tentara bersenjata lengkap sedang melintas juga beraktifitas di sekitar wilayahnya untuk tidak panik.
“Kami mengimbau warga masyarakat agar waspada dan berhati-hati jika kebetulan melintasi tempat-tempat tertentu yang kebetulan menjadi sasaran latihan,” jelasnya. Dalam surat permaklumannya, Kasdim 1608 menyebutkan, pada tanggal 17 Mei pukul 02.00 Wita Pantai Ule dan Lawata yang akan dijadikan sasaran operasi pendaratan pasukan marinir. Selain dua tempat tersebut, latihan itu juga akan berlangsung di Pelabuhan Bima, Kompleks SPMA Jatiwangi, Kelurahan Penanae, Kelurahan Kendo, Terminal Kumbe, Puskesmas Rasanae timur, Kelurahan Oi Foo, Kelurahan Rontu, Kelurahan Panggi, dan Kelurahan Sambinae.
Selain itu pada tanggal yang sama pukul 06.50, pasukan udara akan melaksanakan serangan udara langsung berupa penembakan mortar dari pesawat udara Super Fulcano dengan sasaran Bukit Mbaju (Doro Parongge/Ndundu jara, red) di Desa Risa Kecamatan Woha.
Kemudian pukul 7.10 sampai pukul 8.00 TNI-AD akan melaksanakan Operasi Lintas Udara berupa aksi terjun paying di Dusun Godo Desa Dadi Bou tepatnya di area pembangunan kantor Bupati Bima. Wilayah lain yang akan menjadi sasaran operasi tersebut diantaranya sekitar wilayah Bandara Sultan Salahuddin Bima, Desa Panda, Kampung Lewi Dua, Kalate, Tonggo Ndoa, Kalaki, Kompleks PLTD Oi Niu dan doro karaci desa wadu Wane kabupaten Bima.
Kasdim memperbolehkan warga masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung gelar Latihan Gabungan TNI tersebut di sekitar lokasi penerjunan tepatnya di lokasi pembangunan Kantor Bupati Bima di Desa Godo. Namun dengan alasan keamanan saat melakukan latihan, akses jalan dan listrik di sekitar wilayah itu akan ditutup. “Selama Operasi Linud itu berlangsung, akan dilakukan pemadaman listrik dan penutupan akses jalan dari Cabang Talabiu hingga Cabang Godo,” jelas Tommy. Selain itu Yonif 742/SWY juga akan menggelar Operasi Teritorial di wilayah Kecamatan Bolo dan Madapangga yang meliputi Desa Mpuri, Rade, Sanolo, Dusun Sonco, Rato dan Monggo
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Kamis, 16 Mei 2013 07:43 |
|
Kehadiran sejumlah personil militer menjelang pelaksanaan latihan Gabungan TNI sempat menuai kecurigaan masyarakat Desa Penapali. Namun berkat pendekatan dan sosialisasi yang dilakukan, keakraban antara warga setempat dan TNI terbangun. Bahkan unsur TNI turut membantu membantu bergotong royong dalam membuat bendungan sungai untuk mengairi lahan pertanian warga desa.
Sebagaimana dikatakan Dantim Perbekud (Perbekalan Udara) Kapten Cba Asep Teja, pada awal kedatangan di Desa Penapali Kec. Woha Bima, bahwa masyarakat merasa takut dan curiga serta mempertanyakan kehadiran banyak personil TNI di kampung mereka. Mulai kedatangan Tim Perbekud dari Batalyon Perbekalan dan Angkutan (Yonbekang)-5/Perbekud TNI AD berjumlah 20 orang tersebut pada beberapa waktu lalu.
Namun hari demi hari keakraban TNI dengan masyarakat Penapali makin terlihat. Hal ini ditunjukkan dengan sejumlah anggota Perbekud yang turut membantu kegiatan gotong royong masyarakat dalam pembuatan bendungan sungai untuk dimanfaatkan mengairi sawah di sekitar desa.
Anggota Perbekut dibantu oleh sekitar 30 orang warga masyarakat dengan dipimpin Kades Haliq bersama Camat Woha Dahlan dengan giat terjun langsung ke sungai. Tidak ketinggalan Babinsa (Bintara Pembina Desa) Koptu Mulyadi dan dibantu oleh perangkat desa yang lain juga semangat dalam pembuatan bendungan tersebut.
Untuk menambah keakraban, masyarakat dan aparat TNI juga menggelar olah raga bersama seperti Volly Ball dan Sepak Bola. “Masyarakat Bima semua mendukung dan siap sukseskan jalannya Latgab TNI 2013,” ujar Camat Woha seperti yang dilansir dari laman Puspen TNI.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Wilayah Bima akan menjadi salah satu tempat dipusatkannya Latihan Gabungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2013. Latgab ini akan berlangsung pada tanggal 17 hingga 19 Mei dan akan diikuti oleh sebagian besar kekuatan tiga matra pertahanan RI yaitu darat, laut dan udara.
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Kamis, 16 Mei 2013 07:34 |
|
(Oepoli Sungai, 10/05/13) Satgas Yonif Linud 503 Mayangkara kembali melaksanakan program kerjanya dalam bidang kesehatan di perbatasan. Beberapa Pos yang telah melaksanakan program di bidang kesehatan diantaranya adalah Pos Oepoli Sungai, yang yang baru-baru ini memberikan bantuan kesehatan yang di bantu oleh beberapa Bidan kesehatan di desa Nitemnanu kecamatan Amfoang Timur.
Beretempat di desa Nitemnanu Anggota tim kesehatan dari Satgas Yonif Linud 503 Mayangkara Pos Oepoli Sungai melaksanakan pemberian bantuan kesehatan dengan di bantu oleh bidan dan perawat desa setempat. Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk membantu warga perbatasan untuk memeriksakan kesehatannya. Antusias yang tinggi dari warga terlihat dari jumlah orang tua yang memeriksakan balitanya kepada tim kesehatan setempat. Selain memberikan pelayanan kesehatan kepada warga di perbatasan, Tim kesehatan Satgas Yonif Linud 503 Mayangkara anggota Pos Oepoli Sungai Praka Tri Raharjo dan Pratu Dadang juga memberikan bantuan obat-obatan kepada warga yang mengalami gangguan kesehatan secara Cuma-Cuma tanpa di pungut biaya, serta memberikan permen untuk anak-anak yang di imunisasi.
Menurut Danpos Oepoli Sungai Lettu Inf Wahyu mengatakan kebanyakan dari warga yang memeriksakan kesehatannya kepada Tim kesehatan Satgas mengalami gangguan pencernaan dan beberapa keluhan tentang perut mereka, selain itu warga juga banyak yang mengalami penyakit kulit dan gatal-gatal serta adanya gizi buruk pada balita. Dengan adanya keluhan seperti ini Tim kesehatan langsung memberikan penyuluhan serta penangan medis secara cepat kepada warga sekitar yang mengalami ganguan kesehatan tersebut. Kegiatan bantuan kesehatan ini juga di hadiri oleh beberapa tokoh masyarakat yakni bapak kepala desa Nitemnanu dan para tokoh adat setempat juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan pengobatan ini
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Kamis, 16 Mei 2013 07:32 |
|
Satgas Yonif Linud 503 Mayangkara bersama-sama warga perbatasan membantu warga dalam proses pemakaman kepala adat yang berada di desa takirin kecamatan tasifeto timur.
Kepergian kepala desa Takirin kecamatan Tasifeto membawa duka yang mendalam pada warga sekitar. Oeleh karena itu Satgas Yonif Linud 503 Mayangkara melalui Danpos Fatubesi Atas Sertu Amon dengan 8 orang anggota Satgas di bantu oleh beberapa instansi terkait diatranya ialah dari batalyon Infanteri 744 Samodok berjumlah 1 Peleton dan 5 oreng personil dari Kepolisian setempat juga ikut membantu dalam proses pemakaman bapak kepala adat desa takirin kecamatan Tasifeto siang itu.
Kegiatan pemakaman kepala desa ini berlangsung sangat hikmat dan lancar berkat dukungan dari warga serta personel Satgas dan beberapa Instansi terkait yang ikut berpartisipasi kala itu, adapun beberapa tokoh masyarakat dan agama yang hadir saat itu yakni Komandan Kompi Timpur II satgas Yonif Linud 503 Mayangkara Lettu Inf Okto dan Kepala desa bapak Yoseph Nahak, anggota Koramil dan para Ketua adat di desa itu. “saya sangat berterimakasih kepada Anggota Satgas yang telah bersedia membantu prosesi pemakaman mulai dari awal sampai akhir pemakaman sehingga berjalan dengan lancar, harapan saya kegiatan seperti ini ditingkatkn kembali karena kegiatan ini belum pernah dilaksanakan sebelumnya oleh Satgas yang bertugas di perbatasan” ujar bapak kepala desa Yoseph Nahak kepada kami
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Rabu, 15 Mei 2013 07:17 |
|
Operasi darat gabungan pada Latgab TNI Tingkat Divisi Tahun 2013 dilancarkan hari ini pada pukul 06.00 Wita, Rabu (15/5). Diskenariokan, berdasarkan informasi intelijen bahwa aliansi Sonora dan Gerakan Sumpit Merdeka (GSM) berkekuatan 1 Brigade (-) minus berada di beberapa wilayah Kaliorang dan Kaubun Kompleks, Kalimantan Timur. Sebelumnya Pangdivif-2 Kostrad Mayjen TNI Setyo Sularso selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Darat (Pangkogasgabrat) telah mengeluarkan perintah operasi kepada Komandan Brigade, Komandan Resimen dan para Komandan Batalyon Satuan Manuver dan Satuan Perkuatan lainnya yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Darat (Kogasgabrat) untuk melancarkan serangan secara terpadu, menghancurkan dan mengusir musuh.
Dalam manuver serangan kali ini, pasukan dibagi menjadi tiga poros serangan dengan tujuan untuk melaksanakan Gerak Maju Untuk Kontak (GMUK) guna menguasai Garis Taraf-1 (GT-1). Poros kiri merupakan poros serangan Satgasrat Brigif-9 Kostrad dan Batalyon jajarannya yang terdiri dari Yonif-509 Kostrad, Yonif-514/Raider Kostrad dan Yonif 515 Kostrad. Di bagian tengah menjadi poros serangan dari Yonif Mekanis-202 Dam Jaya, sedangkan serangan di poros kanan dilakukan oleh Pasukan Pendarat (Pasrat) Batalyon Marinir TNI-AL. Sedangkan Yonif Linud-501 Kostrad yang sebelumnya berhasil merebut dan mempertahankan tumpuan udara melalui Operasi Lintas Udara (Linud) melaksanakan pengamanan jalur yang akan dilalui pasukan manuver.
Untuk mendukung pelaksanaan serangan, pasukan manuver diperkuat oleh manuver Tank Scorpion Yonkav-8 Kostrad yang melaksanakan pengamanan penembakan sasaran. Satu Baterai Yonarmed-12 Kostrad memberikan bantuan tembakan dan melaksanakan Sling Load dua pucuk meriam 105 mm.
Setelah melaksanakan kontak depan, pasukan darat gabungan berhasil merebut dan menguasai Garis Taraf-1 (GT-1), mendesak dan memukul mundur pasukan musuh aliansi Sonora dan Gerakan Sumpit Merdeka (GSM). Selanjutnya pasukan darat gabungan masuk ke kedudukan masing-masing untuk mempersiapkan dan merencanakan serangan esok hari untuk merebut dan menguasai sasaran berikutnya.
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Rabu, 15 Mei 2013 06:24 |
|
Rangkaian Latihan Gabungan (Latgab) TNI di Tarakan telah selesai dilaksanakan. Latgab yang digelar di Tarakan berakhir dengan ditariknya seluruh pasukan menggunakan 5 pesawat Hercules C-130, Sabtu, 11 Mei 2013.
Dalam Latgab TNI 2013 ini, disimulasikan situasi keamanan di Kalimantan Timur tidak menentu. TNI menerjunkan pasukan Dalpur Paskhas TNI AU untuk menyusup ke daerah yang dikuasai musuh. Penerjunan dilaksanakan pada pukul 01.00 WITA dini hari, di sekitar Juwata Tarakan, Kalimatan Timur, Senin, 6 Mei 2013. Pasukan gabungan yang diterjunkan berhasil mendarat dengan selamat, selanjutnya bertugas menyiapkan lokasi yang aman untuk pendaratan pasukan gabungan yang akan melaksanakan Operasi Gabungan lanjutan.
Pengiriman pasukan ini didasarkan perkiraan Intelijen TNI bahwa aliansi "Negara Sonora" berhasil membentuk dan membangun kekuatan separatis yang diberi nama "Gerakan Sumpit Merdeka (GSM)" di wilayah Kalimantan Timur dengan situasi demikian selanjutnya Panglima TNI atas persetujuan Presiden RI menggelar operasi militer untuk menghancurkan kekuatan musuh.
Pada Senin pukul 22.00 WITA, bertempat di Juwata sebanyak 60 orang Passus yakni sebanyak 20 personil Sat 81 Gultor AD, 20 personil Denjaka AL, dan 20 personil Den Bravo AU yang terjun dengan selamat tanpa ada terjadi insiden apapun, selanjutnya melakukan konsolidasi dan langsung menuju sasaran penyerbuan bertempat di Stasiun TVRI, Satrad 225 Mamburungan dan Pelabuhan Malundung. Tepat pukul 05.00 jam "J" secara serempak pasukan menyerang ketiga objek vital tersebut dan berhasil dikuasai serta dapat dioperasikan kembali.
Pada pukul 06.00 WITA, pasukan OP3U wing 1 Paskhas sebanyak 210 personil Paskhas diterjunkan di bandara Juwata Tarakan, dipimpin langsung oleh Dansatgas Paskhas Kolonel Psk Taspin Hasan, S.AP, langsung menyerang dan merebut bandara Juwata Tarakan. Tidak berselang lama, 2 pesawat C-130 melaksanakan air landed dengan menurunkan kendaran Smart Hunter, Rudal QW-3, dan Triple Gun.
Latihan Gabungan ini disaksikan langsung oleh Kasum TNI Marsdya TNI Boy Sahril Qamar selaku Direktur Latgab TNI 2013 didampingi Dankodiklat TNI Mayjen TNI Chaidir S.S., selaku Wadir Latgab, Dankorpaskhas Marsda TNI Amarullah, dan Danpuslat Kodiklat TNI Marsma TNI Harpin Ondeh serta Danlanud Tarakan Letkol Pnb Bambang Juniar D.,S.Sos.
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Rabu, 15 Mei 2013 06:22 |
|
Force Engineer dari Kinsasha, Letnan Kolonel Wang Tao (China) yang merupakan Staf Force Commander yang mengkoordinir kegiatan Kontingen Zeni dibawah otoritas MONUSCO (Mission de I’Organisation de republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique Democratique du Congo) didampingi oleh Staff Officer Engineering Ituri Brigade, Kapten Cizi Nazarudin (Indonesia) melakukan kunjungan kerja ke Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XX-J/Monusco, Bumi Nusantara Dungu. Kunjungan Letnan Kolonel Wang Tao selama dua hari (13-14 Mei 2013) dalam rangka melakukan inspeksi terhadap pekerjaan yang telah dilaksanakan oleh Kontingen Indonesia selama ini. Kegiatan inspeksi tersebut diawali dengan paparan singkat Perwira Seksi Operasi Satgas, Kapten Czi Agus Ikwanto, dan dilanjutkan dengan peninjauan ke lokasi pekerjaan Satgas Kizi TNI di lapangan. Terdapat tiga titik lokasi pekerjaan yang ditinjau oleh Force Engineer, diantaranya pekerjaan jalan Dungu-Ngilima, pembuatan hanggar Kontingen Bangladesh dan lokasi pengaspalan taxiway Bandara Dungu. Disela-sela kunjungan tersebut, Force Engineer menyempatkan diri untuk mengunjungi TOB (Temporary Operation Base) Indoengcoy di wilayah Kaka (Dungu – Ngilima). Sangat besar perhatian beliau kepada Satgas Kizi TNI, hal ini telihat pada keinginannya untuk memeriksa bahan makanan dan tempat tidur Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI yang berada di TOB. Force Engineer Letnan Kolonel Wang Tao berharap Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XX-J tetap mempertahankan eksistensinya melalui kinerja yang professional, untuk membangun infrastruktur wilayah dalam rangka memelihara perdamaian di wilayah Kongo. Kegiatan kunjungan diakhiri dengan penyerahan cinderamata dari Komandan Satgas Kizi TNI Konga XX-J/Monusco, Letnan Kolonel Czi Irfan Siddiq kepada Force Engineer sebelum beliau bertolak menuju ke Bunia.
|
|